Proyek ini adalah tugas Ujian Akhir Semester (UAS) untuk mata kuliah Temu Kembali Informasi. Aplikasi ini merupakan sebuah mesin pencari (Search Engine) sederhana untuk menemukan artikel klarifikasi hoaks.
HoaxFinder dibangun untuk melakukan pencarian terhadap kumpulan data klarifikasi hoaks yang bersumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. Tujuan utama proyek ini adalah untuk mengimplementasikan algoritma penelusuran informasi secara langsung di sisi client (browser).
- Metode Pencarian: Aplikasi ini mengimplementasikan algoritma pemeringkatan Okapi BM25. Algoritma ini berjalan sepenuhnya di sisi client-side untuk mencocokkan kueri pengguna dengan dokumen indeks berdasarkan frekuensi kata (TF) dan Inverse Document Frequency (IDF).
- Preprocessing Teks: Sebelum diindeks, teks dokumen dan kueri melewati tahapan case folding, penghapusan tanda baca, tokenizing, filter stopword (bahasa Indonesia), dan stemming (menggunakan algoritma sastrawi/aturan stemming dasar bahasa Indonesia).
- Dataset: Data yang digunakan bersumber dari dataset Kaggle Indonesian Hoax News Dataset yang disimpan dalam format JSON (
komdigi_hoaks.json). Dataset ini berisi kumpulan artikel klarifikasi hoaks dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI. - Tech Stack:
- SvelteKit (Svelte 5) - Frontend Framework
- Tailwind CSS - Styling
- Lucide Icons - Ikon antarmuka
Pastikan Anda telah menginstal Node.js atau Bun.
-
Install Dependencies:
npm install # atau bun install -
Jalankan Server Development:
npm run dev # atau bun run dev -
Buka browser dan arahkan ke
http://localhost:5173.
Untuk membuat versi produksi (production version):
npm run build
# atau
bun run buildAnda dapat mencoba melihat hasil build dengan perintah npm run preview.